Sunday, December 11, 2011

DICINTAI & MENCINTAI

DICINTAI DAN MENCINTAI
Bagaimana kecintaan Rasulullah SAW kepada para sahabatnya , sehingga kita dilarang mencelanya dan sebaliknya kecintaan para sahabatnya terhadap beliau.
Dari ‘Aisyah r.a dikatakan: Ada seorang lelaki datang kepada Nabi SAW seraya berkata, “Wahai Rasulullah , engkau lebih aku cintai dari pada diriku sendiri dan engkau lebih aku cintai daripada orang tuaku. Jika aku berada dirumah, aku senantiasa merindukan tak sabar untuk secepatnya dapat bertemu dan melihat engkau wahai Rasul. Dan setelah kiamat, tentunya engkau dimasukka kedalam surga yang paling tinggi beserta para nabi. Sedangkan jikaaku dimasukkan kedalam surga, aku takut jika kelak tidak dapat melihat mu lagi. “Nabi SAW tidak menjawab ucapan orang tersebut sampai jibril menurunkan firman Allah S. an Nisaa’:69 yang berarti:
Artinya: Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, Yaitu: Nabi-nabi, Para shiddiiqiin [orang-orang yang Amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran rasul, dan Inilah orang-orang yang dianugerahi nikmat sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Faatihah ayat 7], orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.
Setelah itu Rasulullah SAW membacakan ayat tersebut di hadapan orang itu dan mendoakanya.
Dari Abdullah bin Abu Bakar r.a, “Sesungguhnya sa’ad bin Muadz ra, maukah engkau saya buatkan sebauh benteng dan kami siapkan di sisimu sebuah kendaraan. Kemudian kami maju berhadap dengan musuh. Jika kami diberi kemenangan oleh Allah maka itulah yang kami harapakan, tapi jika terjadi sebaliknya maka engkau dapat segera pergi dengan kendaraan itu menemui pasukan kita yang masih ada dibelakang tertingga lsejumlah kaum yang sangat mencintaimu. Sungguh andaikata mereka tahu bahwa engkau akan berperang pasti mereka akan ikut semuanya. Akan tetapi karena mereka tidak tahu bahwa engkau akan menemui pasukan musuh seperti ini, maka tidaklah heran jika sebagian orang tidak ikut bersama engkau. “Maka Rasulullah SAW mentakan terimakasih dan mendoakan kebaikan baginya. Kemudian mereka membangunkan benteng bagi Nabi.
Diambil dari majalah Almihrab, edisi 25, tahun 2006

Thursday, December 8, 2011

Sikap

SIKAP. . . . . .
Semakin lama saya hidup, semakin saya sadarAkan pengaruh sikap dalam kehidupanSikap lebih penting daripada ilmu, daripada uang, daripada kesempatan,daripada kegagalan, daripada keberhasilan, daripada apapun yang mungkin dikatakanatau dilakukan seseorang. Sikap lebih pentingdaripada penampilan, karunia, atau keahlian. Hal yang paling menakjubkan adalahKita memiliki pilihan untuk menghasilkansikap yang kita miliki pada hari itu. Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadiSatu hal yang dapat kita ubahadalah satu hal yang dapat kita kontrol, dan itu adalah sikap kita. Saya semakin yakin bahwa hidup adalah 10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita, dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!

Wednesday, December 7, 2011

Nge-genkster

Asyiknya rame-rame nge-genkster ria
Masalah ini adalah masalah yang paling rame di SMA.Setiap siswa pasti punya genk,yang biasanya dengan genk tersebut mereka bermain bersama.Ini salah satu ciri remaja bahwa mereka akan lebih percaya diri jika bersama orang lain.Bersama genk-nya biasanya mereka akan ngrumpi,kekantin,ngerjain tugas,bahkan sampai urusan pinjam meminjam uang.
Kelompok-kelompok genk pun bervariasi.Artinya genk-genk yang berbentuk berbeda beda latar belakangnya.Ada genk-genk karena persamaan nasib,misalnya genk yang sama-sama bintang kelas,sama hobinya,asal daerah sama,sama kaya atau miskinnya,sama-sama jomblonya,sama cantiknya!Ada juga yang nge-genk karena memiliki tujuan yang sama misalnya sama-sama ingin masuk ke PT favorit,sama-sama ingin jadi atlet,dan lain sebagainya.
Kalau nge-genk positif,berlomba-lomba mengejar prestasi dan kebaikan tak apa-apa,Tapi kalau nge-genknya hanya untuk gagah-gagahan,untuk pameran bahkan sebagai kelompok untuk tawuran antar sekolah,lebih baik tak usah aja.Kalau terjadi pasti akan masalah besar yang ada.Ada juga yang mendirikan genk hanya untuk kompetisi yang tidak sehat merebut reputasi the best misalnya genk yang diakui bahwa seluruh anggotanya paling cantik.paling kaya,paling diminati para cowok satu sekolahan,paling funky dan gaul.Padahal yang begitu tak ada manfaatnya bahkan akan menimbulkan kecemburuan sosial.
Jadi,bagaimana jika kita dihadapkan pada hal seperti itu?jawabnya mudah! cool and calm aja,tidak usah histeris apalagi terperangah melihat genk-genk tersebut. Jangan sampai terjebak pada genk tersebut yang ternyata hanya having fun atau hura-hura saja.Kalau begitu akan rugi berat kita.
Kalau kamu juga butuh genk untuk mengkualisasikan diri kamu,boleh saja, asal genk-mu itu bisa kamu jadikan sarana untuk perbaikan seperti meningkatkan kecerdasan,meningkatkan semangat, dan meningkatkan kepekaan jiwa kalian.Intinya cari kelompok atau teman yang mengingatkan tujuan hidup dan bisa membangkitkan kalian untuk saling berlomba dalam kebaikan.Kalau dalam bahasa arabnya fastabiqul khairat. Dengan begitu,kamu tidak sekedar ikut-ikutan,tetapi juga akan mendapatkan hal-hal yang positif dari genk-mu.
Oleh:Prembayun Miji Lestari
Dalam buku Sang Juara.